
Bunga Krisan
A Ling, lihatlah ke langit
jauh tinggi di angkasa
Awan - awan putih yang berarak itu
Aku mengirim bunga-bunga Krisan untukmu
Rindu
Cinta ini benar-benar menyusahkanku
Ketika kita saling memandang setelah sembahyang rebut
Malamnya aku tidak bisa tidur karena wajahmu tak mau
pergi dari kamarku
Kepalaku pusing sejak itu...
Siapa dirimu?
Yang berani merusak tidurku dan selera makanku?
Yang membuatku melamun sepanjang waktu?
Kamu tak lebih dari seorang anak muda pengganggu!
Namun ingin kukatakan kepadamu
Setiap malam aku bersyukur kita telah bertemu
Karena hanya padamu, aku akan merasa rindu...
A Ling
Wah, aku ngefans berat ama puisinya A Ling. Romantisnya.
Jauh Tinggi
A Ling, hari ini aku mendaki ke gunung Selumar
Tinggi, tinggi sekali sampai ke puncaknya
Hanya untuk melihat atap rumahmu
Hatiku damai rasanya...
Sayang, puisi diatas tak sampai ke tangan A Ling. A Ling terlanjur meninggalkan tanah Belitong untuk tinggal bersama bibinya di Jakarta. Oh, begitu merananya hati ketika cinta harus pergi.
Selama sembilan tahun mereka baru bertemu dua kali. Mereka bertemu di toko kelontong Sinar Harapan, ayah A Ling adalah sole supplier kapur tulis untuk perguruan Muhammadiyah. Jadilah Ikal si volunteer sejati yang rela untuk ditugaskan membeli kapur tulis. Cinta memberikan kekuatan sekalipun harus mengayuh sepeda melintasi tanah seseram kuburan. Ikal harus bisa puas hanya dapat melihat kuku-kuku A Ling yang rapi untuk memberikan dia sekotak kapur tulis. A Ling selalu berada di balik tirai. Menurut Ikal, Have I told you lately that I love you (best sung by Kenny Rogers) adalah lagu yang tepat untuk melukiskan perasaannya sewaktu pertama kali dia melihat wajah A Ling, which I absolutely agree. That's song is a bomb, bulu-bulu kudukku sampai merinding mendengar lantunan Mr. Rogers. Entah mengapa dia disembunyikan di balik tirai, mungkin karena dia adalah rare pearl yang bisa memikat setiap laki-laki ketika melihatnya.
A Ling, A Ling...
No comments:
Post a Comment